Pada suatu waktu di sebuah ruang perawatan inap, terdapat seorang pasien wanita paruh baya sebut saja Ny. X, pasien itu dirawat sudah sejak satu minggu yang lalu, suatu ketika pasien mengeluh susah buang air kecil, setelah berkolaborasi dengan dokter akhirnya diputuskan pasien tersebut harus dipasang dower catether (selang pipis yang dimasukkan ke saluran kencing).
seorang perawat sebut saja suster N, hari itu ditugasi untuk memasangnya. singkat cerita selang tersebut dipasang di saluran kencing pasien langsung melalui lubang pipis. sejam dua jam air pipis tidak juga keluar, kemudian di observasi selama satu shift air pipis si ibu tidak juga keluar. akhirnya suster N berkonsultasi dengan temannya, kemudian bersama temannya tersebut memeriksa letak pemasangan selang tersebut. apa yang terjadi? ternyata salah lubang, yang dimasukkan selang oleh suster N adalah lubang vagina, entah karena sedang tidak konsentrasi atau memang tidak terlihat. dengan muka menahan malu suster N mengatakan kepada ny. X bahwa selang harus di reposisi, singkat cerita selang tersebut sudah dipasang dengan benar dan air pipis keluar dengan lancar melalui kantong khusus.
“aduh neng, sekarang mah kalo ketarik atau kegesek-gesek terasa sakit, tidak seperti sebelumnya terasa nikmat..” celetuk si ibu, sambil menggoda suster N.
suster N menanggapi celetukan tersebut dengan muka memerah dan tersipu malu
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.