Banjir Ribuan Traffic Pengunjung Gratizz!! hanya di situs baru saya ngeCLICK.com, ada Bonus Pulsa, Hadiah & Komisi, daftar aja »disini | Next Tip »?

Pemberian Huknah

URAIAN UMUM

Memasukan cairan hangat ke dalam colon desendens dengan menggunakan kanula recti melalui anus

Gunanya :

- Merangsang peristaltic usus sehingga dapat BAB

- Membersihkan usus pada persiapan suatu tindakan ( Operasi )

- Untuk pengobatan

Operasional dilakukan pada :

- Pasien yang obstipasi / sembelit

- Pasien yang akan dilakukan operasi

- Sebagai persiapan pemeriksaan radiologi

- Pada pseien melena

PERSIAPAN

Persiapan Klien

o Cek perencanaan keperawatan dan kondisi klien

o Cek kebutuhan klien serta beri penjelasan tentang tindakan yang akan dilakukan

o Pasien disiapkan dalam posisi tidur miring kekiri ( posisi SIM )

Persiapan Alat

o Irigator dan selang karet dan kanul recti sesuai dengan umur pasien

o Air hangat 40,5 – 43,3 0 C

o Untuk huknah rendah : 1 liter

o Bengkok berisi cairan desinfektan

o Alas bokong / perlak

o Vaselin dan kertas kloset / kain lap

o Pispot dan botol berisi air

o Selimut mandi atau kain penutup

o Sarung tangan bersih

o Sampiran

PELAKSANAAN

- Perawat cuci tangan

- Meletakan bengkok dan pasang perlak

- Menanggalkan pakaian bawah klien dan pasang selimut mandi

- Melepaskan sprei kecil- pasang sampiran

- Pakai sarung tangan

- Membantu klien dalam posisi sim’s kiri untuk huknah

- Mengisi irigator dngan cairan hangat sebanyak 750-1000 cc dan dicoba dialirkan melalui kanul

- Rektum canule dipasang diujung selang dan diolesi dengan jelly, udara dikeluarkan dan slang diklem

- Mengatur posisi tinggi irigator

- Irigator dipegang dengan tangan kiri perawat setinggi 30 cm dari kasur, sedangkan tangan kanan memasukan kanula kira –kira 7,5 cm kedalam rektum dengan aranh menuju umbilikus klien disuruh nafas panjang

- Klem selang dibuka, cairan dialirkan dari irigator secara perlahan

- Bila cairan sudah habis slang diklem, kanul dijabut bila cairan sudah habis

- Kanul dilepas dan dimasukan kedalam bengkok yang berisi larutkan desinfektan

- Menganjurkan klien dalam posisi miring dan diberitahu untuk menahan cairan sampai betul-betul ingin defekasi lalu pasang pispot serta pasien diminta dalam posisi terlentang

- Membantu klien untuk defekasi denga menggunakan pispot atau ke wc

- Setelah selesai, Bersihkan daerah anus dan bersihka alat, kemudian klien dirapihkan, bereskan alat

- Catat : jumlah dan warna tinja, respon klien

- Perawat cuci tangan

- Catat tindakan yang telah dilakukan

EVALUASI

- Perhatikan hasil tindakan dan respon klien

DOKUMENTASI

Mencatat tindakan yag telah dilakukan ( waktu pelaksanaan, respon klien, hasil tindakan, warna, volume dan konsistensi tinja atau urin, kondisi klien, perawat yang melakukan ) dalam catatan keperawatan

No related posts.

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

 banner ad


4 Responses to “Pemberian Huknah”

  1. adek says:

    mengapa pemberian hugnah dengan aur panas??

  2. sammy says:

    air panas mempercepat pelunakkan faeses yang keras dibandingkan jika menggunakan air dingin, adapun panasnya tidak panas mendidih, tetapi hangat

  3. bhiya says:

    apakah sabun bisa digunakkan sbgai cairan huknah ????????????

  4. sammy says:

    bisa, pada prinsipnya tindakan huknah ini adalah untuk melicinkan / melunakkan faeses yang keras, jadi selama tidak terjadi iritasi cairan sabun juga aman, namun alangkah lebih baik bila menggunakan cairan yang direkomendasikan kecuali dalam keadaan terpaksa.

Leave a Reply