Apa itu kemoterapi?
Bila kita mendengar kata kemoterapi, akan terlintas dalam pikiran kita tentang penyakit yang mengharuskan dilakukan kemoterapi seperti kanker, tumor atau jenis karsinogenik lainnya. Kemoterapi adalah upaya untuk membunuh sel-sel kanker dengan mengganggu fungsi reproduksi sel. Kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan jalan memberikan zat/obat yang mempunyai khasiat membunuh sel kanker.
Kemoterapi bermanfaat untuk menurunkan ukuran kanker sebelum operasi, merusak semua sel-sel kanker yang tertinggal setelah operasi, dan mengobati beberapa macam kanker darah
Namun kemoterapi juga mempunyai efek samping yaitu :
- mual
- muntah
- kerusakan pada ginjal
- mengiritasi rongga mulut
- rambut rontok
- menurunkan hasrat seksual
- sariawan
- diare
cara mengatasi efek samping :
- pemberian anti mual dan muntah
- saat merasa mual duduk ditempat yang segar
- makan makanan tinggi kadar protein dan karbohidrat (puding, sereal, bakso, puding, susu, roti panggang, sup, yoghurt, keju, susu kental, kurma, kacang, dll)
- lakukan perawatan mulut dengan menggosok gigi sebelum tidur dan setelah makan. Bila tidak dapat menggosok gigi karena gusi berdarah, gunakan pembersih mulut
- berikan pelembab bibir sesuai kebutuhan
- hindari rokok, makanan pedas dan air es.
Dalam beberapa penelitian kemoterapi mampu menekan jumlah kematian penderita kanker tahap dini, namun bagi penderita kanker tahap akhir / metastase, tindakan kemoterapi hanya mampu menunda kematian atau memperpanjang usia hidup pasien untuk sementara waktu. Bagaimanapun manusia hanya bisa berharap sedangkan kejadian akhir hanyalah sang Khalik yang menentukan.
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.
Ayah saya mengikuti kemoterapi untuk kanker pankreas stadium III lanjut yg telah bermetastase ke hati.
Apakah efek kemo jg berpengaruh ke seputar ginjal?? karena tangan, kaki dan muka ayah saya membengkak saat ini, setelah 4 bulan menjalani kemo.
Thx…..
Petty
secara langsung efek terhadap ginjal tidak ada, efek samping yang paling sering ditemukan adalah mual,muntah,kelemahan fisik, dan kerontokan rambut. adapun pada kasus ayah anda adalah adanya metastase kanker ke organ hati menyebabkan ketidakmampuan mengubah zat makanan menjadi cadangan energi berupa protein, sehingga darah kekurangan senyawa protein yang dinamakan albumin, kekurangan albumin ini menyebabkan perubahan osmolaritas dinding sel, sehingga cairan banyak terserap ke ekstrasel menyebabkan oedem atau bengkak cairan. disarankan meningkatkan asupan makanan tinggi protein albumin, misalnya ikan gabus,telur ayam kampung, jika dinyatakan membahayakan oleh dokter maka harus dilakukan tindakan tranfusi albumin langsung melalui pembuluh darah..
insyaallah kedepannya akan dibahas secara khusus bila sumbernya sudah memadai
terima kasih..
sy ingin menanyakan kanker payudara stadium 2a telah operasi 5 bl yang lalu umur sy saat ini 46 th dg 2 org anak dgn hsl patologi anatomi dgn perolehan klinik spca mammae (T3) apakah sy harus di kemo, apa benar dgn ukuran benjolan 3 cm tidak ada obat minum tapi hrs menjalani kemoterapi . trims dok.
dilihat dari segi medis apabila pasien dengan cancer mammae stadium 2 dan seterusnya, yang ditandai dengan semakin tegasnya (tampak) secara kasat mata adanya benjolan, tindakan kemoterapi relatif harus dilakukan untuk meminimalisir penyebaran (metastase) dari cancer itu sendiri. kalaupun dilakukan tindakan operasi pengangkatan payudara seharusnya sudah tidak ada lagi jaringan cancer dalam tubuh kita, namun yang kita takutkan adalah sel-sel kanker nya masih beredar dalam peredaran darah kita dan berpotensi menyebabkan kanker-kanker yang lainnya yang lebih membahayakan dan tidak bisa dilakukan operasi pengangkatan seperti kanker paru-paru, kanker abdomen,dsb. Kemoterapi bertujuan untuk menghilangkan atau paling tidak melemahkan sel-sel kanker yang kemungkinan besar beredar dalam sistem perdarahan kita. mungkin agar lebih jelas bisa dikonsultasikan ke dokter spesialis penyakit dalam dengan subspesialis hemato onkologi.trims