BENAR OBAT
pastikan obat yang diberikan benar, merk ataupun nama dagang berbeda-beda tetapi kandungan obatnya harus sesuai advis dokter. jangan segan menanyakan kepada dokter yang memberi advis apabila penulisannya kurang jelas.
BENAR DOSIS
pastikan dosis yang diberikan benar. yang menjadi masalah biasanya dosis yang tidak sama dengan sediaan obat, misalkan metronidazole 1 x 750 mg, sediaan obat hanya 500 mg per botol, jadi kita berikan satu setengah botol. atau dalam pemberian obat kemoterapi, perhatikan dengan benar dosisnya, misalnya pemberian flouracyl 650 mg, sediaan flouracyl 1000mg dalam serbuk vial. sebelumnya kita oplos dengan aquabidestilata 10 cc, jadi dalam 1 cc terdapat 100 mg flouracyl, maka untuk dosis 650 mg berarti kita mengambil 6,5 cc dalam spuit.
BENAR WAKTU
pastikan waktu pemberiannya benar. terutama terapi antibiotika, harus tepat. misal pemberian cefotaxime 3 x 1gr per hari , maka pembagian waktunya harus tepat tiap 8 jam, misal jam 8-jam 16-jam 24. periksa kembali buku catatan terapi pasien dengan teliti
BENAR PASIEN
pastikan pasien yang akan diberikan obat benar. tidak boleh mengacu pada papan nama pada bed pasien. harus ditanyakan langsung kepada pasien atau keluarganya, pastikan sama dengan catatan terapi pada saat akan pemberian obat
BENAR CARA PEMBERIANNYA
pastikan benar dalam cara pemberiannya. jangan sepelekan terapi oral, terkadang ada yang harus sublingual, dikunyah, atau tidak boleh diminum bersamaan dengan obat oral lainnya. hati-hati dalam menyuntik, pemberian intravena memiliki efek sangat cepat, karena langsung dialirkan ke seluruh tubuh melalui darah, apabila salah dan tidak ditangani dengan cepat, akan dapat membahayakan keselamatan pasien
terlepas dari semuanya yang paling menentukan dalam keberhasilan pemberian obat adalah :
HATI … keikhlasan hati dalam menolong sesama, enjoy,rileks dalam bekerja, akan dapat meminimalisir tingkat kesalahan dalam bentuk apapun.
selamat bekerja!
No related posts.
Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.