Seringkali wanita yang baru menikah menduga-duga apakah dirinya hamil atau tidak. Ada yang setiap bulan selalu melihat kalender barangkali sudah telat mens nya, ada lagi yang setiap bulan beli test-pack… wah
eng ing eng…deg deg !! (more…)
A. Pengertian
Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. (Smeltzer C. Suzanne, 2002 dalam ekspresiku-blogspot 2008).
Gangguan peredaran darah diotak (GPDO) atau dikenal dengan CVA ( Cerebro Vaskuar Accident) adalah gangguan fungsi syaraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam otak yang dapat timbul secara mendadak ( dalam beberapa detik) atau secara cepat ( dalam beberapa jam ) dengan gejala atau tanda yang sesuai dengan daerah yang terganggu.(Harsono, 1996). (more…)
perawat kurang menyukai pasien dan keluarga :
1. pemarah
2. menganggap pembantu kepada perawat
3. manja (more…)
1. Mencuci tangan sebelum melakukan tindakan keperawatan. untuk sesudah tindakan kita sudah terbiasa
2. Melakukan pengkajian langsung saat menerima pasien baru di ruang rawat inap. biasanya tergantung apa yang sudah tercatat oleh dokter / perawat UGD. (more…)
Bukan hal yang aneh kalau kita lihat ibu hamil “mengeluarkan bunyi-bunyian” khas seperti layaknya orang mau muntah. Hal ini dalam dunia kedokteran disebut sebagai Hyperemesis Gravidarum atau orang awam menyebutnya Morning sickness. Selama tidak sampai muntah, biasanya keadaan “eneg” tersebut tidak terlalu bermasalah dalam arti tidak sampai bikin yang bersangkutan lemes berat sampai harus opname. (more…)
JADWAL IMUNISASI 2006
REKOMENDASI IKATAN DOKTER ANAK (IDAI) PERIODE 2006
| JENIS VAKSIN |
UMUR PEMBERIAN VAKSINASI | ||||||||||||||||
| BULAN | TAHUN | ||||||||||||||||
| LHR | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 9 | 12 | 15 | 18 | 2 | 3 | 5 | 6 | 10 | 12 | |
| PROGRAM PENGEMBANGAN IMUNISASI (PPI – diwajibkan) | |||||||||||||||||
| BCG | |||||||||||||||||
| HEPATITIS B | 1 | 2 | 3 | ||||||||||||||
| POLIO | 0 | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | |||||||||||
| DTP | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |||||||||||
| CAMPAK | 1 | 2 | |||||||||||||||
| PROGRAM IMUNISASI NON-PPI (dianjurkan) | |||||||||||||||||
| Hib | 1 | 2 | 3 | 4 | |||||||||||||
| PNEUMOKOKUS (PVC) | 1 | 2 | 3 | 4 | |||||||||||||
| INFLUENZA | DIBERIKAN SETAHUN SEKALI | ||||||||||||||||
| MMR | 1 | 2 | |||||||||||||||
| TIFOID | ULANGAN TIAP 3 TAHUN | ||||||||||||||||
| HEPATITIS A | 2x INTERVAL 6 – 12 BLN | ||||||||||||||||
| VARISELA | |||||||||||||||||
Keterangan Jadwal Imunisasi Periode 2006
|
|
sumber : Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)

DM atau diabetes melitus di Indonesia lebih populer dengan sebutan “kencing manis”. Penyakit ini diam-diam sempat menduduki peringkat 5 besar penyakit kelas dunia. Ini bukanlah suatu prestasi yang layak dibanggakan lho… Jenis peyakit ini ada 2 macam, yaitu jenis yang tergantung pada insuin, disebut juga insulin dependent DM dan jenis yang tidak tergantung insulin atau disebut juga non-insulin dependent DM. Sebenarnya jenis lainnya juga ada, namun tidak saya jabarkan di sini.
Bila Anda adalah seorang penderita baru penyakit ini, mungkin Anda akan bertanya-tanya apa dan bagaimana kelanjutan terapinya, akankah menjadi sembuh total seperti sediakala, atau hidup normal kembali suatu saat. Langsung saja kita bahas di sini.
Sebelum kita bahas gejalanya, ada berita bagus buat Anda, barangkali bisa sedikit menghibur : Anda bukanlah satu-satunya orang yang menderita DM.
jadi jangan panik. (more…)
- kerja shift beresiko merusak kesehatan karena tidak menentunya irama tubuh
- kerja shift mengabaikan waktu-waktu libur pada umumnya seperti hari minggu, hari raya, dsb
- dengan tidak mungkinnya meninggalkan pasien, membuat perawat susah untuk cuti.
- dituntut berjiwa sosial yang tinggi, secara kasarnya rela mengesampingkan uang daripada pasien. Apa mungkin? (more…)
BENAR OBAT
pastikan obat yang diberikan benar, merk ataupun nama dagang berbeda-beda tetapi kandungan obatnya harus sesuai advis dokter. jangan segan menanyakan kepada dokter yang memberi advis apabila penulisannya kurang jelas.
BENAR DOSIS
pastikan dosis yang diberikan benar. yang menjadi masalah biasanya dosis yang tidak sama dengan sediaan obat, misalkan metronidazole 1 x 750 mg, sediaan obat hanya 500 mg per botol, jadi kita berikan satu setengah botol. atau dalam pemberian obat kemoterapi, perhatikan dengan benar dosisnya, misalnya pemberian flouracyl 650 mg, sediaan flouracyl 1000mg dalam serbuk vial. (more…)
i Jabrik bertanya kepada temannya si Tambun, “apa bedanya dokter mata dengan dokter kandungan”.
Si Tambun : “dokter mata memeriksa semua mata pasien yang berobat kepadanya, baik itu wanita, pria, maupun banci, sedangkan dokter kandungan pasiennya hanya wanita”. (more…)
Dan ketika dia melonjak, langsung para penonton memberi tepuk tangan yang meriah. Dia pun semakin girang dan kencang melompat. (more…)
dr. Arief | November 13, 2008
| TEST | NORMAL VALUE* | CLINICAL SIGNIFICANCE |
| Blood urea nitrogen (BUN) | 7-18 mg/dL | Increased in renal disease and dehydration; decreased in liver damage and malnutrition |
| Carbon dioxide (CO2) (includes bicarbonate) | 23-30 mmol/L | Useful to evaluate acid-base balance by measuring total carbon dioxide in the blood: Elevated in vomiting and pulmonary disease; decreased in diabetic acidosis, acute renal failure, and hyperventilation |
| Chloride (Cl) | 98-106 mEq/L | Increased in dehydration, hyperventilation, and congestive heart failure; decreased in vomiting,diarrhea, and fever |
| Creatinine | 0.6-1.2 mg/dL | Produced at a constant rate and excreted by the kidney; increased in kidney disease |
| Glucose | Fasting: 70-110 mg/dL Random: 85-125 mg/dL | Increased in diabetes and severe illness; decreased in insulin overdose or hypoglycemia |
| Potassium (K) | 3.5-5 mEq/L | Increased in renal failure, extensive cell damage, and acidosis; decreased in vomiting, diarrhea, and excess administration of diuretics or IV fluids (more…) |
obat-obat antibiotik yang diberikan baik intravena maupun intramuskular biasanya dikemas dalam bentuk serbuk dalam vial begitu juga beberapa jenis obat lain yang dikemas dalam vial. dalam pemberiannya haruslah sebelumnya dioplos/dicampur cairan aquabidestilata biasanya 10 cc. saat dicampurkan biasanya terjadi reaksi pelarutan dan ada kalanya menimbulkan gas, bila gas ini tidak dibuang cairan obat saat ditarik kedalam spuit akan berbuih dan terkadang meluap melalui ujung jarum suntik sehingga sebagian obat terbuang. agar hal ini tidak terjadi :
- saat memasukkan cairan aquadest dengan spuit, spuit jangan buru-buru dicabut, kocok-kocok obat tersebut dengan jarum spuit masih didalamnya, kemudian tarik sedikit spuit mendekati mulut vial (masih didalam) dan biarkan udara lewat kedalam spuit, kemudian cabut spuit tersebut lalu keluarkan udaranya. bisa juga dengan cara menusukkan needle-nya ‘doang’ ke dalam vial obat yang sudah dicampur aqua selama beberapa detik (akan bunyi semburan udara) tapi jangan sampai menyentuh cairannya, karena pasti akan meluap. namun apabila tidak ‘cito’ sebaiknya dihindari karena dikhawatirkan terjadi kontaminasi melalui jarum yang terbuka
- tunggu beberapa saat sampai buih cairan obat menghilang
- saat hendak mengambil cairan obat, tarik udara kosong melalui spuit hingga garis 3-5 cc. masukan spuit ke dalam vial dan dorong udara tersebut. tindakan ini akan membantu mempermudah menarik obat dalam vial, bila tidak memasukkan udara dulu, akan terasa berat saat ditarik
- jangan lupa sebelum dan sesudah memasukkan jarum spuit ke dalam mulut vial, digosok dengan kapas alkohol untuk menghindari kontaminasi mikroba
- selamat mencoba
Seorang guru Sejarah memberikan pertanyaan kepada murid-muridnya,
“Anak-anak, siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945?”
Murid-murid semua diam seribu bahasa. Karena hingga menjelang usai jam pelajaran belum satu murid pun menjawab, sang guru marah dan akhirnya menghukum seluruh muridnya berjemur di lapangan upacara hingga sore hari. Salah seorang murid tersebut, sebut saja Anto, tiba di rumah dengan menangis tersedu-sedu. Ayahnya yang keheranan bertanya,
- “To, kenapa kamu? Berkelahi?”
- Anto menjawab, “Bukan Pak, tapi kami dihukum jemur oleh pak Guru.” Ayahnya bertanya lagi, “Kenapa sampai dihukum?”
- Anto menjawab, “Kami tidak menjawab siapa yang menulis Pancasila dan UUD 1945, pak” Tiba-tiba muka sang Ayah merah padam dan menampar anaknya itu sembari menghardik,
- “Kenapa tidak mengaku saja kamu yang menulisnya!!!”
seeding from cerita-humor.info
Fraktur cruris adalah terputusnya kontinuitas tulang dan ditentukan sesuai jenis dan luasnya, terjadi pada tulang tibia dan fibula. Fraktur terjadi jika tulang dikenao stress yang lebih besar dari yang dapat diabsorbsinya. (Brunner & Suddart, 2000)